
Setiap hari jum'at semua laki-laki muslim diwajibkan untuk Salat Jumat di masjid. Tak terkecuali Udin, meskipun kalau hari-hari biasa jarang sekali berangkat ke masjid untuk salat berjamaah.
Setelah wudu di rumah, Mahasiswa asal Tasikmalaya ini buru-buru berangkat dengan sepeda motornya kesayangannya. Maklum, sudah terlambat karena ada sebagian masjid yang sudah mengumandangkan ikamah.
Beruntung ada sebuah masjid di tepi jalan yang saat itu masih manyiarkan khotbah Jumat. Setalah sampai di tempat parkir, Udin langsung merapatkan sepeda motornya dengan barisan motor lain. Dari parkiran ia langsung ngeloyor saja masuk masjid.
Sampai di dalam masjid, para jamaah yang melihat kedatangannya pada cekikikan, tertawa geli. Sayangnya mereka tidak ngasih tahu, malah membiarkan kelucuan itu terjadi. Sementara Udin cuek saja dan tidak menyadari telah menjadi pusat perhatian. Ia langsung mengambil tempat dan menunaikan salat tahiyatul masjid.
Nah, ketika takbiratul ihram dan mengangkat tangan sampai sejajar dengan telinga, Udin baru sadar apa yang terjadi. Kedua tangannya bukannya menyentuh kuping tapi mak thok… menyentuh benda keras yang tak lain adalah helmnya yang lupa belum dilepas!
No comments:
Post a Comment